Daerah

Disperindag Jabar Tarik 13 Merek Beras Diduga Oplosan, Uji Lab Masih Berlangsung

×

Disperindag Jabar Tarik 13 Merek Beras Diduga Oplosan, Uji Lab Masih Berlangsung

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi tangan menggenggam beras curah yang diduga beras oplosan yang rawan dioplos dan dikemas ulang oleh oknum produsen
Ilustrasi beras oplosan (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat menarik 13 merek beras kemasan dari peredaran di wilayah Bandung Raya. Langkah ini diambil menyusul temuan Kementerian Pertanian terkait 212 merek beras yang diduga tidak sesuai dengan klaim mutu.

Baca Juga:  Manfaatkan Era Digital, Bupati Cirebon Minta UMKM Harus Terus Berinovasi

Saat ini, Disperindag tengah menunggu hasil uji laboratorium atas sampel yang telah diambil.

Kepala Disperindag Jabar, Nining Yulistiani, mengatakan bahwa pengawasan langsung dilakukan ke sejumlah retail begitu temuan dari Kementan diumumkan.

Baca Juga:  IKAL Lemhannas Jabar Pastikan Netral di Pemilu 2024, Tapi Bebaskan Anggotanya Berpolitik Asalkan...

“Sejak ada pernyataan Pak Menteri, kami langsung turun ke lapangan melakukan pengawasan. Saat ditemukan 13 jenis beras itu masih dijual, kami minta untuk ditarik sementara, jangan dijual dulu,” kata Nining saat dihubungi di Bandung, Selasa (15/7/2025).

Baca Juga:  Tambang Ilegal di Cianjur Ditutup Tim Gabungan Pemprov Jabar

Adapun ke-13 merek beras yang ditarik antara lain: Sovia, Fortune, Siip, Raja Ultima, Raja Platinum, Alfamidi Setra Pulen, Beras Premium Setra Ramos, Beras Pulen Wangi, Food Station, Ramos Premium, Setra Pulen, Setra Ramos, dan Ayana.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23