Daerah

Farhan Pastikan Tak Terapkan WFH Meski Dana TKD Dipangkas Rp600 Miliar

×

Farhan Pastikan Tak Terapkan WFH Meski Dana TKD Dipangkas Rp600 Miliar

Sebarkan artikel ini
Farhan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung memastikan tidak menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) meski pemerintah pusat memangkas dana transfer ke daerah (TKD) sekitar Rp600 miliar.

“Alhamdulillah kita masih punya keleluasaan sedikit sehingga tidak perlu WFH. Belanja perjalanan dinas luar negeri juga dihentikan,” ujar Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Selasa (21/10/2025).

Baca Juga:  DPRD dan Pemkot Bandung Ikuti Sosialisasi Antikorupsi Bersama KPK

Farhan menjelaskan, Pemkot tengah menyusun anggaran 2026 dengan langkah efisiensi menyeluruh, terutama pada belanja operasional. “Efisiensi terbesar ada di belanja sehari-hari pimpinan makan minum, BBM, perjalanan dinas semuanya dikurangi,” katanya.

Baca Juga:  Jelang Kampanye Akbar Pemilu 2024, Ema Sumarna Tegaskan ASN Pemkot Bandung Harus Jaga Netralitas

Kebijakan efisiensi juga diterapkan hingga ke tingkat organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk fasilitas rapat dan konsumsi pegawai. “OPD terdampak juga. Bahkan RSUD yang biasanya menyediakan makan-minum karyawan itu dihilangkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Farhan Malu Bandung Jadi Kota Termacet, Siap Ubah Sistem Angkot

Selain efisiensi, Pemkot Bandung berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT/PB1) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Pages ( 1 of 2 ): 1 2