JABARNEWS | BOGOR – Ratusan warga Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor menggelar aksi demo menagih kompensasi penutupan tambang dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kantor Desa Cipinang pada Senin, 29 Desember 2025.
Menanggapi tuntutan warga tersebut, Dedi Mulyadi akhirnya buka suara terkait penundaan pencairan dana tersebut.
Melalui akun Instagram @dedimulyadi71 pada Rabu, 31 Desember 2025, Dedi Mulyadi menjelaskan penyebab tertundanya kompensasi penutupan tambang.
Menurutnya, penambahan data penerima bantuan menjadi alasan utama penundaan pencairan kompensasi kepada warga terdampak penutupan tambang.
“Dari 9 ribu, 3 ribu sudah dibayarkan, 6 ribunya akan kami bayarkan. Tetapi kemudian masuk lagi data susulan sebanyak 9 ribu orang,” ungkap Dedi Mulyadi, dikutip Kamis (1/1/2026).





