JABARNEWS | BANDUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Bandung mencatat sebanyak 1.242 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Provinsi Jawa Barat dan sekitarnya sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, puluhan gempa di antaranya dirasakan oleh masyarakat di berbagai daerah.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengatakan kekuatan gempa yang tercatat sepanjang 2025 bervariasi, dengan magnitudo terbesar mencapai 5,3 dan yang terkecil berada pada magnitudo 1,0.
“Dari 1.242 kejadian tersebut, gempa bumi terbesar tercatat berkekuatan 5,3 magnitudo, sedangkan yang terkecil 1,0 magnitudo,” kata Teguh dalam keterangan yang diterima, Sabtu (3/1/2026).
Berdasarkan kedalamannya, mayoritas gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal. BMKG mencatat sebanyak 1.092 kejadian gempa memiliki kedalaman kurang dari 60 kilometer. Sementara itu, gempa dengan kedalaman menengah antara 60 hingga 300 kilometer tercatat sebanyak 149 kejadian, serta satu kejadian gempa dalam dengan kedalaman lebih dari 300 kilometer.
Sepanjang 2025, BMKG juga mencatat sebanyak 117 kejadian gempa bumi dirasakan oleh masyarakat. Salah satu peristiwa yang menonjol terjadi pada 20 Agustus 2025, dengan kekuatan 4,7 magnitudo dan berpusat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.





