JABARNEWS| BANDUNG – Bandung bjb Tandamata memastikan turun dengan kekuatan terbaik pada seri perdana Proliga 2026 yang digelar di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat. Tim ini membawa misi besar: mengakhiri penantian gelar setelah dua musim terakhir gagal mencapai podium tertinggi.
Manajemen dan tim pelatih menjadikan kegagalan tersebut sebagai bahan evaluasi menyeluruh. Hasilnya, Bandung bjb Tandamata tampil dengan komposisi yang lebih segar, menonjolkan regenerasi, sekaligus mempertahankan kerangka pemain yang telah matang secara kompetisi.
Pemain Muda Didorong Ambil Peran Lebih Besar
Sejumlah pemain muda menjadi sorotan dalam skuad musim ini. Nama-nama seperti Cindy Tiara Berliyan dan Calista Maya di posisi outside hitter, Wa Ode Ardiana sebagai opposite, hingga Tiara A. Ratna Sanger di sektor setter, diproyeksikan mengisi peran penting sepanjang kompetisi.
Manajer tim Bandung bjb Tandamata, Drs. Asep Sukmana, M.Si., menegaskan bahwa proses peremajaan berjalan seiring dengan penguatan soliditas tim.
“Kami melakukan evaluasi dan peremajaan dengan mengandalkan pemain muda berpotensi. Di saat yang sama, komunikasi antar pemain dan jajaran pelatih juga kami perkuat,” ujar Asep.
Komposisi Baru, Adaptasi Lebih Cepat
Pelatih Kepala Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang, menyebut timnya telah mencapai kesiapan maksimal jelang laga pembuka. Meski sempat dibayangi cedera ringan, seluruh pemain kini berada dalam kondisi siap bertanding.
“Persiapan sudah 100 persen. Komposisi tim memang berbeda dari musim lalu, tapi pemain yang bertahan sudah jauh lebih matang. Proses pergantian juga tidak terlalu sulit,” kata Risco.
Pemain Asing Melengkapi, Bukan Mendominasi
Dua pemain asing anyar, Sonaly Cidrao asal Brasil dan Anastasia Guerra dari Italia, melengkapi kedalaman skuad Bandung bjb Tandamata. Keduanya diplot mengisi posisi outside hitter dan disebut telah menyatu dengan sistem permainan tim.
Asep Sukmana memastikan adaptasi keduanya berjalan mulus.
“Keduanya sudah siap diturunkan sejak laga pertama di Pontianak,” tegasnya.
Namun demikian, Risco menekankan filosofi tim tetap bertumpu pada kolektivitas.
“Kami tidak ingin bergantung pada pemain asing. Pemain lokal, terutama di middle block, akan kami maksimalkan,” ujarnya.
Laga Perdana Sarat Ujian Mental
Bandung bjb Tandamata akan membuka Proliga 2026 dengan menghadapi Jakarta Livin Mandiri. Risco menilai kekuatan timnya cukup kompetitif, meski tetap mewaspadai komposisi pemain asing lawan.
Fokus utama Bandung bjb Tandamata berada pada peningkatan receive, defense, dan blok, yang menunjukkan progres signifikan sepanjang uji coba.
Musim lalu, kedua tim saling mengalahkan di fase reguler. bjb sempat tumbang 0-3 di Gresik, sebelum membalas dengan kemenangan 3-1 di Palembang. Kali ini, pertemuan kembali terjadi dengan aroma dan kekuatan yang berbeda.
“Setelah bisa mencapai Final Four, mudah-mudahan ada jalannya sampai juara,” pungkas Asep Sukmana.(Red)





