JABARNEWS | BANDUNG – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat mulai melakukan persiapan awal menghadapi arus mudik Lebaran 1447 Hijriah dengan mengecek langsung kesiapan infrastruktur di Jalur Arteri Selatan. Langkah ini dilakukan untuk memetakan potensi risiko lalu lintas sejak dini.
Pengecekan dipimpin Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono bersama jajaran terkait. Fokus peninjauan diarahkan pada kesiapan jalur utama dan jalur alternatif yang diperkirakan akan menampung lonjakan kendaraan saat mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, peninjauan tersebut merupakan bagian dari persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang menitikberatkan pada aspek keselamatan dan pelayanan publik.
“Jalur Selatan merupakan salah satu koridor penting bagi pemudik. Karena itu, kesiapan infrastruktur dan kondisi lalu lintas perlu dipastikan lebih awal agar risiko kecelakaan dan kemacetan dapat ditekan,” kata Hendra dalam keterangan yang diterima, Senin (19/1/2026).
Dalam peninjauan lapangan, petugas menyisir sejumlah ruas jalan yang selama ini dikenal sebagai titik rawan kepadatan dan lokasi yang berpotensi menimbulkan kelelahan pengemudi. Beberapa di antaranya berada di kawasan Cileunyi, Cikaledong, Limbangan, Kadungora, hingga lingkar Gentong di wilayah Tasikmalaya yang memiliki kontur jalan ekstrem.





