Daerah

Kesehatan Mental Hantui Pelajar Bandung, Psikolog Siap Turun ke Sekolah

×

Kesehatan Mental Hantui Pelajar Bandung, Psikolog Siap Turun ke Sekolah

Sebarkan artikel ini
Skrining kesehatan mental pelajar Bandung oleh tim psikolog profesional.
Ilustrasi pelajar Bandung (Foto: Dok. Humas Bandung)

JABARNEWS | BANDUNG – Dunia pendidikan di Kota Bandung kini menghadapi tantangan serius. Hasil skrining terbaru mengungkap fakta yang cukup mengkhawatirkan bagi para orang tua dan guru.

Hampir separuh dari peserta didik di Kota Kembang terindikasi mengalami gangguan kejiwaan. Kondisi kesehatan mental pelajar Bandung ini bahkan sudah masuk kategori “lampu kuning”.

Baca Juga:  Jelang Pemilu 2024, Pemkot Bandung Beri Pendidikan Politik Warga

Mengutip laman resmi Pemkot Bandung, data Cek Kesehatan Jiwa (CKG) periode Agustus-Oktober 2025, sebanyak 71.433 siswa terdeteksi memiliki masalah kesehatan jiwa. Angka ini setara dengan 48,19 persen dari total 148.239 pelajar yang diperiksa.

Baca Juga:  Tertibkan Parkir Liar, Pemkot Bandung Segera Bentuk Satgas Trotoar

Temuan gangguan jiwa pelajar ini paling mendominasi di jenjang SMP/MTs sederajat dengan prevalensi 49,09 persen. Gejalanya beragam, mulai dari kecemasan ringan hingga indikasi depresi berat.

Kondisi serupa terjadi di tingkat SD/MI. Sebanyak 53,75 persen siswa terindikasi mengalami masalah emosional anak yang didominasi oleh gejala cemas dan depresi ringan.

Baca Juga:  Bandara Husein Sediakan Ruang Pamer Produk UMKM Kota Bandung

Anggota Majelis Psikolog Himpsi Jawa Barat, M Ilmi Hatta, menilai kapasitas guru BK di sekolah saat ini memiliki keterbatasan kewenangan. Rencana kebijakan psikolog masuk sekolah pun segera diperkuat.

Pages ( 1 of 4 ): 1 234