JABARNEWS | BANDUNG – Dinas Kesehatan Jawa Barat (Dinkes Jabar) meminta warga ekstra waspada terhadap risiko penularan campak selama momen mudik Lebaran 2026. Langkah antisipasi ini menjadi sangat krusial mengingat daya tular virus yang ekstrem di tengah kepadatan massa.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani, mengungkapkan fakta mengkhawatirkan mengenai kecepatan penyebaran virus tersebut.
”Dari satu penderita campak dapat menularkan ke 12-18 orang,” ucap Vini, mengutip laman resmi Humas Jabar, Minggu (15/3/2026).
Vini menegaskan, momentum Idulfitri 2026 yang identik dengan pertemuan publik menjadi celah lebar bagi penularan campak. Pergerakan massa yang sangat besar dinilai membuat ancaman ini sulit terhindarkan jika warga mengabaikan protokol kesehatan.
“Idulfitri merupakan momen pergerakan massa yang masif dan pertemuan banyak orang. Oleh karena itu, masyarakat perlu mewaspadai penyakit tersebut karena mudah menular,” ujarnya.





