JABARNEWS | INDRAMAYU – Pasokan air bersih bagi pelanggan di Kabupaten Indramayu mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu oleh tingginya tingkat kekeruhan air baku yang bersumber dari Sungai Cimanuk.
Direktur Utama Perumda Tirta Darma Ayu, Nurpan, menjelaskan bahwa lonjakan kekeruhan air membuat proses pengolahan tidak berjalan optimal. Bahkan, tingkat kekeruhan tercatat mencapai sekitar 11.000 NTU, jauh di atas ambang batas ideal.
Dalam kondisi normal, pengolahan air dapat berlangsung efektif jika kekeruhan berada di bawah 2.500 NTU.
Sementara pada kisaran 2.500 hingga 6.000 NTU, kapasitas produksi biasanya turun hingga 30–50 persen.
“Ketika kekeruhan sangat tinggi, air yang bisa diolah menjadi bersih hanya sekitar setengah dari kapasitas normal. Sisanya berupa lumpur yang tidak dapat diproses,” ujar Nurpan, Kamis (26/3/2026).





