JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mencatat kenaikan signifikan volume sampah selama masa libur Lebaran Idulfitri 2026, dengan peningkatan mencapai sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, rata-rata timbulan sampah harian yang biasanya berada di angka 1.500 ton meningkat menjadi sekitar 1.800 ton per hari sejak H-1 hingga H+4 Lebaran.
“Ini menimbulkan masalah karena jumlah tumpukan itu menjadi tidak berkurang secara signifikan, meskipun jalur dan jadwal pengangkutan sampah sudah kembali normal,” ujar Farhan, Jumat (27/3/2026).
Ia menjelaskan, fenomena yang terjadi di lapangan menunjukkan adanya siklus penumpukan sampah yang berulang setiap hari. Sampah yang diangkut pada sore hari kembali menumpuk di lokasi yang sama keesokan paginya.
“Ada tumpukan pagi ini yang diangkut sore harinya, tetapi besok paginya sudah ada tumpukan lagi. Tumpukan baru itu bertambah karena tingginya tambahan timbulan sampah baru,” katanya.





