DPRD Jabar

Soal Penataan Halaman Gedung Sate, DPRD Jabar Soroti Simbol Penyatuan Pemimpin dan Rakyat

×

Soal Penataan Halaman Gedung Sate, DPRD Jabar Soroti Simbol Penyatuan Pemimpin dan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Ono Surono
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Rencana penataan halaman Gedung Sate di Bandung mendapat dukungan dari DPRD Jawa Barat, namun bukan semata soal estetika. Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono menilai proyek ini membawa makna yang lebih dalam, yakni menghidupkan kembali filosofi tata ruang tradisional Sunda yang menyatukan pemimpin dan rakyat dalam satu ruang simbolik.

Baca Juga:  Apresiasi Rumah Relawan, Ono Surono: Energi Baru untuk Menangkan Ganjar Pranowo

Menurut Ono, konsep yang diusung Pemerintah Provinsi Jawa Barat bukan sekadar mempercantik kawasan, melainkan mengembalikan fungsi historis Gedung Sate sebagai pusat pemerintahan yang terhubung langsung dengan ruang publik.

“Tadi disampaikan oleh gubernur itu kan mengembalikan fungsi Gedung Sate yang sebenarnya yang merupakan identitas Jawa Barat, identitas kesundaan. Di mana biasanya kantor gubernur harus menyatu dengan lapangan. Harus menyatu dengan alun-alun,” ujar Ono usai Musrenbang di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (16/4/2026).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ingatkan Sampah Pasar Caringin Tanggung Jawab Pengelola, Bisa Terjerat Hukum

Ia menegaskan, keterhubungan antara kantor gubernur dan ruang terbuka publik memiliki nilai filosofis dalam praktik demokrasi lokal. Ruang tersebut menjadi titik temu antara masyarakat dan pemimpinnya, tanpa sekat formal birokrasi.

Baca Juga:  Jaringan 5G, Secara Bertahap Akan Rilis di Indonesia

“Simbolisasinya itu kan kantor gubernur dan lapangan itu menjadi sarana bertemunya antara rakyat dengan para pemimpinnya,” katanya.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23