DPRD Jabar

Soal Penataan Halaman Gedung Sate, DPRD Jabar Soroti Simbol Penyatuan Pemimpin dan Rakyat

×

Soal Penataan Halaman Gedung Sate, DPRD Jabar Soroti Simbol Penyatuan Pemimpin dan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Ono Surono
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono. (Foto: Istimewa).

Meski demikian, DPRD tetap menyoroti aspek pembiayaan proyek yang mencapai Rp15 miliar. Ono memastikan pihak legislatif akan melakukan kajian menyeluruh untuk menilai urgensi dan dampaknya terhadap anggaran daerah.

“Saya yakin kalaupun kita setuju terkait dengan hal itu tidak akan membebani anggaran-anggaran lainnya yang bersentuhan dengan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Air Jadi Sumber Kehidupan, DPRD Jabar Ingatkan Masyarakat Harus Peduli dengan Alam

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah lebih dulu menggulirkan gagasan menjadikan halaman depan Gedung Sate sebagai lokasi upacara kenegaraan, menggantikan Lapangan Gasibu. Ia beralasan langkah ini untuk mengembalikan kewibawaan pusat pemerintahan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan Jadi Pasangan Pertama Daftar Pilgub Jabar 2024

“Ke depan saya punya rencana, dan berharap ke depan itu upacara kemerdekaan pengen di sini (depan Gedung Sate),” kata Dedi.

Sejumlah pekerjaan fisik pun telah dimulai. Area taman di depan Gedung Sate terlihat mulai dibongkar, dengan penghilangan vegetasi dan material plaza untuk membuka ruang lapangan upacara baru. Proyek ini dijadwalkan berlangsung dari 8 April hingga 6 Agustus 2026.

Baca Juga:  Ironis! Minim Akses dan Fasilitas Tak Mendukung, DPRD Jabar Ungkap Kondisi Desa Walahar di Cirebon
Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3