Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam pelaksanaan operasi tersebut, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pelayanan kepada masyarakat.
Menurut dia, beberapa hal yang menjadi perhatian utama dalam operasi tersebut antara lain rekayasa lalu lintas di jalur-jalur mudik utama, kesiapan infrastruktur jalan, serta pengamanan di pusat keramaian seperti tempat ibadah, terminal, stasiun, pelabuhan, dan destinasi wisata.
Erwan juga menyoroti pentingnya kesiapan layanan kesehatan serta mitigasi bencana selama masa libur Lebaran, termasuk penyampaian informasi cuaca kepada masyarakat secara berkala.
“Pembaruan data dan sosialisasi kepada masyarakat yang akan mudik mengenai kondisi cuaca harus betul-betul dilakukan, baik per hari maupun per jam. Dengan demikian, masyarakat dapat menentukan waktu perjalanan yang aman,” katanya.
Selain itu, pemerintah juga memastikan ketersediaan bahan pokok, energi, serta layanan publik lainnya selama periode libur Idulfitri.





