JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadapi pekerjaan rumah besar di sektor infrastruktur. Sebanyak 42 jembatan milik provinsi dilaporkan dalam kondisi rawan dan memerlukan perbaikan mendesak.
Nilai anggaran yang dibutuhkan untuk rehabilitasi hingga penggantian konstruksi diperkirakan mencapai Rp 395 miliar.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut angka tersebut bersumber dari kajian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Saat ini, pemerintah daerah masih menyusun skema pembiayaan yang realistis, termasuk membuka opsi pinjaman daerah hingga Rp 2 triliun pada 2026.
Ia juga meminta Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jawa Barat melakukan pengecekan ulang terhadap seluruh jembatan provinsi.





