Daerah

Rp76 Miliar Digelontorkan ke Desa di Kuningan, Ketahanan Pangan Lewat BUMDes Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

×

Rp76 Miliar Digelontorkan ke Desa di Kuningan, Ketahanan Pangan Lewat BUMDes Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Sebarkan artikel ini
Krisis Pangan
Ilustrasi produk pangan. (Foto: The FAO).

“Dampaknya cukup terasa, sekitar 120 warga Desa Jagara mengembalikan kartu PKH atau BPNT. Pada awal tahun ini, ada tambahan 21 orang yang juga tidak lagi menerima bantuan,” ujarnya.

Sementara itu, di Desa Cirahayu, pengelolaan unit usaha padi di lahan seluas dua akre atau sekitar 8.093 meter persegi menghasilkan pendapatan sekitar Rp196 juta, hampir setara dengan modal awal sebesar Rp200 juta yang digelontorkan.

Baca Juga:  Lembaga Pemuda di Cianjur Soroti Perencanaan Anggaran Desa yang Tidak Matang

Selain melalui BUMDes, Pemerintah Kabupaten Kuningan juga memperkuat struktur ekonomi desa dengan membentuk Koperasi Desa Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan. Hingga saat ini, sebanyak 376 desa dan kelurahan telah memiliki koperasi berbadan hukum.

Baca Juga:  Tim Labfor hingga Gegana Diturunkan Selidiki Kasus Teror Bom Rakitan di Rumah Jurnalis, Ini Hasilnya

Pembentukan koperasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan penguatan ekonomi desa. DPMD bersama perangkat daerah terkait memfasilitasi proses musyawarah desa hingga koperasi memperoleh legalitas resmi.

Baca Juga:  Ngaku Gelontorkan Dana Rp1 Triliun ke NU Jabar, Ridwan Kamil Buat Parpol Marah dan Tidak Bijak!

Pemerintah daerah juga membantu penyediaan lahan untuk pengembangan gerai koperasi dengan memanfaatkan aset desa maupun aset milik pemerintah daerah dan provinsi, sebagai bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat lokal. (Red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2