Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menekankan bahwa program ini merupakan strategi sport tourism Bandung untuk memperkuat citra kota.
“Bandros ini sudah menjadi ikon wisata Bandung. Kini dengan konten ‘Jalan-jalan Persib’, kita tambahkan kebanggaan baru. Wisatawan bukan hanya diajak mengenal sejarah Bandung, tapi juga sejarah Persib-klub yang sudah menyatu dengan jiwa kota ,” jelas Farhan.
Farhan menambahkan bahwa Bandros Bandung kini berfungsi lebih dari sekadar bus wisata.
“Sejak 2017, Bandros sudah jadi simbol Bandung. Kini kita tambahkan nilai baru – sport tourism. Wisata Bandung harus selalu punya cerita baru, dan ‘Jajap on Bandros’ adalah salah satunya,” ujarnya.
VP Commercial PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Budi Ulia, memaparkan rute tematik ini membawa wisatawan menelusuri titik bersejarah Persib.





