Daerah

Bawaslu Jabar Sebut Pelanggaran Pemilu di Media Sosial Tinggi, Ini Buktinya!

×

Bawaslu Jabar Sebut Pelanggaran Pemilu di Media Sosial Tinggi, Ini Buktinya!

Sebarkan artikel ini
Bawaslu Jabar
Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jabar Zaki Hilmi. (Foto: Rian/JabarNews).
Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyakarat (P2M) Bawaslu Jabar Zaki Hilmi. (Foto: Rian/JabarNews).

“Misalkan politik identitas yang muncul di Jabar, di Jabar bukan pabriknya tetapi lebih kepada konsumenya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Zaki mengungkapkan, dimensi potensi pelanggran dipilih dari dua hal yang bersifat adminstrasi dan pidana. Dalam pelanggaran ini, bisa terhadap peserta Pemilu resmi atau masyrakat pada umumnya.

Baca Juga:  Soal Kecelakaan Maut Truk Tangki di Bekasi, DPR RI Minta PT Pertamina Tanggung Jawab ke Korban

“Dalam konteks pelanggaran ini kita karena trennya penggunaan media sosial semakin kuat. Maka kampanye ini banyak dilakukan lebih menggunakan media sebagai ajanh efektif,” ungkapnya.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem, Pemkot Bandung Rilis Sejumlah Wilayah yang Rawan Bencana

Zaki menerangkan bahwa Bawaslu RI akan bekerjasama dengan media flatfrom yang sudah ada, seperti Instagram (IG), Facebook dan lain-lain untuk mengantisipasi pelanggaran tersebut.

Baca Juga:  HUT RI ke-77, Ridwan Kamil: Momentum Kebangkitan Indonesia Jadi Negara Adidaya

“Tetapi kita juga menyadari betul hambatan ruang kebebasan ekpresi dalam konteks penyelenggaran pemilu dan penggunaan media sosial agak tipis,” terangnya.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3

Tinggalkan Balasan