Abdul Muhari menyampaikan, operasi pencarian dan pertolongan korban kembali dilanjutkan pada Selasa pagi mulai pukul 08.00 WIB dengan menambah jumlah alat berat untuk mempercepat proses evakuasi.
Sebanyak sembilan unit ekskavator dikerahkan di sektor pencarian A dan B guna memperluas area penggalian material longsoran.
“Personel tim SAR gabungan yang terlibat mencapai sekitar 800 orang dari berbagai unsur,” jelasnya.
Selain fokus pada pencarian korban, BNPB juga terus memantau kondisi pengungsian warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu.
Hingga saat ini tercatat sebanyak 685 jiwa masih mengungsi, dengan rincian 353 orang berada di gedung olahraga desa dan 332 orang menempati aula desa.





