Menurutnya, masih banyak OPD yang belum memiliki kapasitas memadai dalam pengelolaan dan pemanfaatan data.
“Tidak semua OPD memiliki ahli statistik atau pemahaman yang baik mengenai proses statistik, sehingga pembinaan ini penting agar mereka dapat melakukan kompilasi produk administrasi dan memanfaatkan data yang dikumpulkan dengan optimal,” kata Irna.
Selain pembinaan teknis, FGD ini juga menjadi ruang evaluasi terbuka terhadap pelayanan publik BPS Purwakarta.
Sebagai lembaga penyedia data resmi, BPS rutin memberikan layanan konsultasi dan diseminasi data kepada masyarakat.
Masukan dari media massa, OPD, mahasiswa, dan LSM dinilai krusial untuk memastikan layanan statistik benar-benar menjawab kebutuhan pengguna.





