Daerah

Dies Natalis ke-49, POLMAN Bandung Kukuhkan Guru Besar Pertama

×

Dies Natalis ke-49, POLMAN Bandung Kukuhkan Guru Besar Pertama

Sebarkan artikel ini
Polman
Direktur POLMAN Bandung, Darma Firmansyah Undayat saat sidang terbuka Dies Natalis ke-49 yang dirangkaikan dengan pengukuhan guru besar, Kamis (2/4/2026). (Foto: Istimewa).

Capaian Akademik dan Pengembangan

Dalam laporan kinerja hingga akhir 2025, POLMAN Bandung mencatat sejumlah capaian strategis, di antaranya pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri 4.0 dan 5.0, serta proses akreditasi internasional melalui IABEE pada dua program studi.

Selain itu, institusi ini juga membuka program studi baru, termasuk Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Majalengka, serta memperluas kerja sama internasional seperti program Renewable Energy Skills Development bersama Swiss dan kolaborasi dengan Liuzhou Polytechnic dalam teknologi kendaraan energi baru.

Baca Juga:  PSI Sebut Indonesia Tidak Butuh Guru Besar yang Kerdil, Maksudnya Apa?

Di bidang penelitian, tren peningkatan signifikan terlihat dengan jumlah proposal yang didanai mencapai 149 pada 2025, meningkat sekitar 4,5 kali sejak 2019. Fokus riset mencakup smart manufacturing, robotika, material engineering, hingga energi dan kendaraan listrik.

Baca Juga:  Unisba Kembali Kukuhkan Empat Guru Besar, Salah Satunya Bidang Ilmu Tasawuf

Sementara itu, data tracer study 2025 menunjukkan 79 persen lulusan telah bekerja, 8 persen melanjutkan studi, dan sekitar 75 persen terserap di industri dan instansi.

Baca Juga:  Sejumlah Artis Ibukota Meriahkan, Dies Natalis ke-16 Kampus USB YPKP

Orasi Ilmiah dan Harapan ke Depan

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Yuliadi menyoroti tantangan masa depan, khususnya terkait keamanan siber, Internet of Things (IoT), serta transformasi teknologi komputasi.

Pages ( 3 of 4 ): 12 3 4