Daerah

Distan Cirebon Pastikan Tak Ada Tanaman Padi yang Rusak Setelah Diterjang Banjir

×

Distan Cirebon Pastikan Tak Ada Tanaman Padi yang Rusak Setelah Diterjang Banjir

Sebarkan artikel ini
Padi
Ilustrasi tanaman padi. (Foto: Dok. JabarNews).
Ilustrasi tanaman padi. (Foto: Dok. JabarNews).

“Areal persawahan di Kecamatan Gegesik pada minggu lalu yang terendam lebih dari 200 hektare, namun tidak ada kerusakan,” ujarnya.

Encus mengimbau kepada para petani yang areal persawahannya cukup rawan akan bencana banjir untuk mengikuti asuransi pertanian, karena ketika mengalami musibah dapat terlindungi.

Baca Juga:  BMKG Ingatkan Potinsi Rob di Pesisir Selatan Jawa Barat, Ada Fase Bulan Purnama

Menurutnya per hektare petani hanya mengeluarkan uang pembayaran premi asuransi hanya Rp36 ribu per hektare per musim.

Sedangkan dana yang bisa didapatkan ketika mengalami kerusakan atau gagal panen dapat uang pengganti Rp6 juta per hektare.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Turun Langsung ke Sungai Cipalabuan, Bersihkan Sampah Pasca Banjir Bandang Sukabumi

“Yang terpenting para petani harus mengikuti asuransi pertanian, terutama bagi yang areal persawahannya rawan terendam banjir,” tandasnya. (Red)

Pages ( 2 of 2 ): 1 2