Daerah

Diskominfo No Komen Soal Kasus Doxing, DPRD Jabar: Kami Minta Maaf…

×

Diskominfo No Komen Soal Kasus Doxing, DPRD Jabar: Kami Minta Maaf…

Sebarkan artikel ini
Rapat Komisi I DPRD Jawa Barat dengan mitra tentang evaluasi data kependudukan di Ruang Banmus, DPRD Jabar, Kota Bandung, Senin (4/8/2025). (Foto: Rian/JabarNews).

JABARNEWS | BANDUNGDPRD Jawa Barat mempertemukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat dengan Aktivis Demokrasi sekaligus Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati, terkait dugaan kasus doxing yang dilakukan oleh Diskominfo Jabar melalui unggahan media sosial resminya.

Baca Juga:  Bansos Jadi Modal Judi Online, DPRD Jabar Desak 49 Ribu Penerima Bantuan Dicoret

Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat Rahmat Hidayat Djati menyampaikan permintaan maaf mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas kelalaian tersebut.

“Mewakili pemerintah provinsi Jawa Barat, kami DPRD Jabar meminta maaf kepada Teh Neni, atas kelalaian Diskominfo Jabar sehingga terjadi doxing,” kata Rahmat di DPRD Jabar, Senin (4/8/2025).

Baca Juga:  Ikuti Jejak Sang Ayah, Putri Gubernur Jabar Ridwan Kamil Jajal Ilmu Arsitek

Rahmat menekankan bahwa peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah agar lebih terbuka terhadap kritik publik dan menjunjung tinggi kebebasan berpendapat sebagaimana diatur dalam undang-undang. Namun, ia menyesalkan tidak adanya permintaan maaf terbuka dari pihak Diskominfo Jabar sesuai tuntutan Neni dalam surat somasinya.

Baca Juga:  Setelah ‘Puasa’ 14 Tahun, Bandung bjb Tandamata Targetkan Juarai Proliga 2020

“Minta maaf dia juga enggak terucap secara terbuka begitu dan merasa sudah cukup dengan jawaban somasi. Kami dari DPRD hanya memberi saran agar ini tidak berlanjut ke meja hukum. Namun, kembali lagi, itu hak Bu Neni,” jelas Rahmat.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23