Senada, Kepala Desa Gandasari, H Aang, menyebutkan hingga kini belum bisa disimpulkan bahwa gangguan kesehatan tersebut disebabkan oleh MBG.
“Karena ada juga siswa yang tidak makan namun mengalami sakit. Jadi belum bisa dipastikan ini keracunan makanan MBG,” katanya.
Ia menambahkan pihak kecamatan, kepolisian, dan unsur terkait sudah turun ke lokasi untuk memantau situasi. “Saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (Mul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





