Menurut Niko, korban sempat menyinggung soal kemungkinan pelaku mengambil uang dari hasil penyewaan rumah tersebut. Ucapan itu membuat emosi MZ memuncak.
Polisi juga mengungkap adanya latar belakang lain yang memperkeruh hubungan keduanya.
Pelaku mengaku merasa diperlakukan berbeda oleh ibunya dibandingkan dengan korban selama mereka tinggal bersama sebelum MZ menikah dan pindah ke Kabupaten Cianjur.
Perasaan kesal yang menumpuk itu, menurut penyidik, akhirnya meledak dalam bentuk kekerasan. Pelaku kemudian mengambil sebilah golok yang ada di rumah tersebut dan menyerang korban.
Hasil pemeriksaan menunjukkan luka yang ditemukan di tubuh korban selaras dengan pengakuan pelaku dan hasil autopsi. Luka fatal berada di bagian leher, disertai luka tusukan di punggung serta sayatan di pergelangan tangan.





