Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyampaikan bahwa pengamanan laga bertajuk “El Clasico” Indonesia tersebut akan dikendalikan langsung oleh Polda Jabar. Pengambilalihan kendali ini dilakukan untuk mempermudah koordinasi lintas wilayah, termasuk dengan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.
Selain pengamanan fisik, Polda Jabar juga akan melakukan pemantauan intensif di ruang siber guna mengantisipasi potensi provokasi atau hasutan yang kerap muncul di media sosial menjelang laga besar.
“Semua ruang akan kita monitoring, termasuk ruang siber yang biasanya rawan hasutan, supaya bisa kita antisipasi sejak awal,” kata Rudi.
Untuk mencegah kehadiran suporter tim tamu, kepolisian juga akan memperketat penjagaan di seluruh pintu masuk Kota Bandung, baik melalui stasiun kereta api maupun jalur darat lainnya. Langkah ini dilakukan untuk menegakkan regulasi PSSI yang melarang kehadiran suporter tim lawan dalam pertandingan tandang.
“Kita akan lakukan monitoring dan penjagaan ketat agar tidak ada suporter tim tamu yang memaksakan hadir ke Bandung,” ujarnya.





