Kota ini dikenal sebagai konsumen pisang dalam jumlah besar, namun yang termanfaatkan hanya buahnya. Kulit dan sisa lainnya berubah menjadi tekanan bagi sistem pengelolaan sampah.
Menurut Farhan, limbah organik membutuhkan pengolahan khusus seperti biodigestor. Namun teknologi ini, termasuk metode lain seperti maggot dan Refuse Derived Fuel (RDF), tetap berpotensi menimbulkan bau. Bahkan teknologi berbasis panas pun tak sepenuhnya tanpa dampak.
Situasi itu kerap memicu penolakan warga di sekitar lokasi pengolahan, meski tanpa pengolahan yang tepat, dampaknya bisa jauh lebih buruk bagi lingkungan.
Ia mengutip arahan Presiden yang menggambarkan persoalan sampah sebagai sebuah “perang”. Namun, kata Farhan, musuh dalam perang ini bukan pihak luar.
Sumbernya justru berasal dari kebiasaan masyarakat sendiri dalam memproduksi dan memperlakukan sampah.





