Menurut pengelola, pendekatan tersebut bertujuan menjadikan kawasan ini sebagai ruang rekreasi bersama, bukan sekadar tempat bermain anak. Konsep tersebut juga diperkuat dengan penyediaan area kuliner yang menampung berbagai pilihan makanan, termasuk produk usaha mikro dan kuliner lokal.
HomPim Play juga merencanakan penambahan wahana air yang ditargetkan mulai dapat digunakan pada periode libur Idul Fitri. Penambahan fasilitas tersebut diharapkan memperluas pilihan aktivitas bagi pengunjung.
Dalam waktu dekat, pengelola juga menyiapkan agenda pertunjukan budaya sebagai bagian dari pengenalan nilai tradisi kepada anak-anak. Senior Sales and Marketing Manager HomPim Play, Ilham Fadjriansyah, menyebut kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menambah pengalaman rekreasi yang bersifat edukatif.
“Melalui kegiatan budaya, anak-anak bisa mengenal keberagaman tradisi sambil berwisata bersama keluarga,” kata Ilham.
Saat ini, HomPim Play telah dibuka untuk umum dan menjadi salah satu alternatif ruang rekreasi keluarga di Bandung, khususnya bagi warga yang mencari aktivitas bersama anak dalam satu kawasan terpadu di wilayah Dago Pakar. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





