Daerah

Pengamat Ingatkan Inflasi Jabar Bisa Tembus 1 Persen pada Maret 2026

×

Pengamat Ingatkan Inflasi Jabar Bisa Tembus 1 Persen pada Maret 2026

Sebarkan artikel ini
Pengamat Ekonomi dari Universitas Pasundan, Acuviarta Kartabi. (Instagram/@acuviarta)

Selain beras, komoditas lain seperti cabai rawit yang mengalami gagal panen, daging ayam ras, bawang merah, serta emas akibat faktor global turut menyumbang inflasi sejak Februari 2026. Tren kenaikan BBM non-subsidi juga dinilai memperumit tekanan harga.

Acuviarta mengaku khawatir kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) dan belum pulihnya sejumlah sektor ekonomi. Ia mendesak pemerintah mengambil langkah konkret jangka pendek untuk menstabilkan harga.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Bagikan Seribu Lebih Paket Buka Puasa

“Pemerintah harus segera bertindak menstabilkan harga beras dulu. Kemudian pada daging ayam ras, juga pemetaan terkait kawasan produksi cabai rawit,” ujarnya.

Baca Juga:  Ramadan di Tunisia, Menghidupkan Kemanusiaan Kita

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat mencatat inflasi Jawa Barat pada Februari 2026 mencapai 4,71 persen (year on year/yoy), meningkat tajam dibanding Januari 2026 sebesar 3,24 persen. Pada Februari 2025, Jabar justru mengalami deflasi 0,27 persen.

Baca Juga:  Menyoal Larangan Sahur On The Road, MUI Cianjur: Lebih Baik ke Tenda Pengungsian

Kepala BPS Jabar, Margaretha Ari Anggorowati, menjelaskan tingginya inflasi yoy Februari 2026 dipengaruhi low base effect akibat diskon tarif listrik pada Februari 2025.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3