Ini Langkah Dinkes Kota Bogor dalam Antisipasi Penularan Hepatitis Akut

Ilustrasi penyakit hepatitis akut. (Foto: shutterstock).

JABARNEWS | BOGOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi dan kewaspadaan dini untuk penyakit hepatitis akut berat yang menyerang anak-anak usia di bawah 16 tahun dengan progresivitas penyakit sangat cepat dan menimbulkan kematian.

Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, persiapan tersebut antara lain, faskes primer dan rumah sakit terkait penegakan diagnosis dan tatalaksana hepatitis akut berat, termasuk alur rujukan.

Baca Juga:  Kenaikan Tarif Tol Mulai Dikeluhkan Sopir Bus Angkutan Umum

Kemudian kesiapan laboratorium, labkesda dan laboratorium rujukan. Sosialisasi, edukasi dan informasi penyakit hepatitis akut berat yang belum diketahui penyebabnya ke masyarakat melalui berbagai kanal media, forum komunikasi dan sebagainya, termasuk upaya promotif dan preventif.

Baca Juga:  Antisipasi Adanya Kebocoran Anggaran, Tim Gabungan BKAD Akan Lakukan Sidak Setiap OPd

“Gejala penyakit mirip dengan hepatitis akut, tetapi penyebabnya bukan hepatitis A,B,C, D, E. Gejala umumnya adalah demam, mual, muntah, diare, ikterus, nyeri perut (syndrome jaundice) dan penurunan kesadaran,” kata Retno di Bogor, Selasa (10/5/2022).

Baca Juga:  Belasan Angkot Bodong dan Tak Layak Jalan di Kota Bogor Ditertibkan

Dia menyampaikan penyakit ini juga dalam pemeriksaan penunjang laboratorium menunjukkan peningkatan SGPT SGOT > 500 atau di atas 500.