IPSRS RSUD Sayang Cianjur Kekurangan SDM, Pelayanan Kurang Maksimal

Pegawai ada di Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | CIANJUR – Kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi pegawai di Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur membuat kinerja bagian pemeliharaan ini terkendala.

Hal tersebut disebutkan Kepala Instalasi Pelayanan Ambulans Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, Edi Sutanto, saat dikonfirmasi, Senin (6/6/2022).

Baca Juga:  Warga yang Tinggal di Bantaran Sungai Wilayah Selatan Cianjur Diminta Waspada, BPBD: Siap Siaga Banjir!

Yanto sebut, pegawai di bagian pemeliharaan yang dipimpinnya totalnya 18 orang sudah termasuk dirinya, 2 orang staf administrasi dan sisanya adalah teknisi lapangan.

Baca Juga:  Dalam Empat Bulan, Ada Tujuh Kasus Kekerasan Seksual di Cianjur, Mulai dari Persetubuhan hingga Sodomi

“Total SDM kita ada 18 sudah termasuk saya. Itu kemudian dibagi menjadi 5 Divisi, yaitu Divisi Lif, Divisi Air, Divisi Bangunan, Divisi Listrik dan Divisi AC,” terangnya.

Baca Juga:  Soal Bantuan Korban Gempa Cianjur, Herman Suherman Dituduh Tak Lalukan Ini

Yanto memaparkan, ini menyebabkan kurang maksimalnya kekuatan IPSRS dalam melaksanakan tugas pemeliharaan sarana-prasarana rumah sakit. Dan, untuk diketahui IPSRS adalah sebuah unit kerja bagian dari instansi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang.