Evaluasi difokuskan pada kondisi permukaan jalan, kelengkapan rambu lalu lintas, penerangan jalan umum, serta hambatan samping yang kerap memicu perlambatan arus kendaraan. Hasil pengecekan ini akan menjadi dasar perumusan rekayasa lalu lintas dan pola pengamanan selama Operasi Ketupat Lodaya.
Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono menegaskan, pengecekan lebih awal dilakukan agar aparat memiliki waktu yang cukup untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan strategi pengamanan.
“Ini merupakan langkah preventif untuk menjamin kelancaran dan keselamatan masyarakat saat arus mudik dan balik,” ujarnya.
Polda Jabar juga mengimbau masyarakat agar mulai mempersiapkan perjalanan sejak dini, termasuk memastikan kondisi kendaraan layak jalan, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah.
Operasi Ketupat Lodaya 2026 dijadwalkan sebagai operasi kemanusiaan yang berfokus pada pengamanan jalur mudik, pelayanan masyarakat, serta upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas selama momentum Lebaran. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





