Daerah

Soal Kasus Keracunan Massal, DPRD Jabar Desak Evaluasi Independen Program MBG

×

Soal Kasus Keracunan Massal, DPRD Jabar Desak Evaluasi Independen Program MBG

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Jabar, Iwan Suryawan, meminta penghentian bansos bagi penerima yang terindikasi bermain judi online.
Wakil Ketua DPRD Jabar, Iwan Suryawan (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto awalnya disambut penuh optimisme. Namun, euforia itu kini tergerus oleh serangkaian kasus keracunan massal yang menimpa pelajar di Jawa Barat.

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan menilai kondisi tersebut tidak bisa dianggap insiden biasa. Ia mendesak agar segera dibentuk tim khusus evaluasi independen untuk menelusuri akar persoalan keracunan makanan MBG di daerah.

Baca Juga:  Antisipasi Gerakan Mudik, Polresta Cirebon Tambah Personil di Setiap Pos Penyekatan

“Kami sangat mengapresiasi niat mulia Presiden Prabowo melalui program MBG. Tapi niat baik presiden saja tidak cukup, jika di lapangan menimbulkan risiko kesehatan. Semua pembantu-pembantunya perlu turun tangan membantu. Ini soal keselamatan anak-anak kita,” tegas Iwan, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga:  Terjadi Dua Kali Keracunan Massal di Bandung Barat, Begini Kata Hengki Kurniawan

Kasus keracunan yang terjadi di Bandung Barat dan Garut disebut Iwan sebagai alarm keras. Ia menekankan pentingnya evaluasi berbasis data lapangan, bukan sekadar laporan administratif.

Baca Juga:  DPRD Jabar Umumkan Pembentukan Fraksi-Fraksi Masa Jabatan 2024-2029, Ini Daftarnya

“Laporan di atas kertas tidak cukup. Kita perlu turun langsung agar evaluasi benar-benar objektif dan menyentuh akar masalah,” ujarnya.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23