Di RSUD Cibabat, sebanyak 33 pasien ditangani, dengan rincian 22 orang telah diperbolehkan pulang, empat pasien masih menjalani rawat inap, dan tujuh lainnya dalam tahap observasi. Sementara itu, lima pasien dirawat di RS Dustira, dengan empat orang masih menjalani perawatan dan satu pasien telah pulang. Di RS Mitra Kasih Cimahi, lima pasien ditangani, dengan tiga masih dirawat dan dua lainnya telah dipulangkan.
Ngatiyana menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi kelalaian penyedia layanan makanan yang dapat membahayakan kesehatan pelajar. Ia memastikan seluruh korban akan mendapatkan penanganan medis hingga pulih sepenuhnya.
“Keselamatan dan kesehatan siswa adalah prioritas utama. Kami pastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan maksimal sampai benar-benar pulih,” ujarnya.
Saat ini, pemerintah bersama dinas terkait masih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyedia layanan MBG untuk memastikan standar keamanan pangan dipenuhi sebelum operasional kembali diizinkan. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





