Ia menilai koperasi merah putih ini dapat berperan penting dalam menstabilkan harga pasar dan mendorong pemerataan ekonomi. Namun, ia mengingatkan agar program ini dikelola dengan profesional.
“Dengan pengelolaan yang baik dan tenaga ahli yang kompeten, program ini akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat desa dan kelurahan di Indonesia,” ujar Luthfi, Senin (21/7/2025).
Ia juga menyampaikan bahwa arus uang tidak boleh terpusat hanya di perkotaan, melainkan harus merata hingga ke pelosok desa.
“Arus uang tidak hanya boleh terpusat di kota, tetapi juga harus mengalir dengan baik di perdesaan,” ungkap Luthfi.
Sebelumnya, Bupati Purwakarta Saepul Bahri atau Om Zein telah meluncurkan 192 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Purwakarta, pada Sabtu, 12 Juli 2025.





