Dony menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Selama masa penutupan, petugas disiagakan untuk memastikan tidak ada pengendara yang melintas sebelum lokasi dinyatakan aman.
Selain penanganan darurat, pemerintah daerah juga menyiapkan solusi permanen dengan berkoordinasi bersama Balai Besar Penanganan Jalan wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Fokus penanganan mencakup penataan ulang struktur lereng serta penguatan konstruksi jalan agar lebih stabil dan tahan terhadap bencana serupa.
“Setelah pembersihan selesai, kami akan melanjutkan dengan penguatan struktur jalan dan pembangunan kembali lereng agar masyarakat lebih aman saat menggunakannya,” kata Dony.
Pemkab Sumedang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan serta mematuhi kebijakan penutupan jalan demi keselamatan bersama. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





