Daerah

Maraknya Stigma Negatif, 300 Waria Bekasi Diberi Pelatihan

×

Maraknya Stigma Negatif, 300 Waria Bekasi Diberi Pelatihan

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BEKASI – Stigma negatif bagi waria atau disebut dengan istilah transperempuan jadi trending topik di masyarakat saat ini. Untuk itu Pemerintah Kota dan Kabupaten di Bekasi, Jawa Barat melakukan upaya perlindungan.

“Lebih dari 300 transperempuan yang ada di Bekasi ingin dapat perlindungan dari pemerintah. Mereka ingin mendapat perlindungan dari perlakuan kekerasan salah satunya,” ungkap Ketua Balai Perempuan Kota Bekasi seperti dikutip dari laman gobekasi pada Senin (2/4/2018).

Baca Juga:  Kapolda : Tiga Orang Anggota Itu Saya Anggap Lalai

Indri sebut bahwa transperempuan berhak diperlakukan manusiawi sebagai ciptaan Tuhan. Banyak yang sudah mengakui kalau dirinya adalah transperempuan dan tidak semua transperempuan melakukan hal-hal negatif.

“Kita memandang mereka juga sebagai manusia. Bahkan ada yang melapor langsung kepada saya untuk meminta supaya ada perlindungan dari pemerintah,” katanya.

Indri berharap tidak ada transperempuan yang melakukan tindak kriminal dan melanggar aturan agama. Juga untuk memberikan mereka keahlian Insya Allah ke depan akan diberi keterampilan bagi transperempuan di Bekasi ini.

Baca Juga:  BPBD Karawang Mulai Buka Posko Siaga Bencana, Ini Alasannya

“Pada dasarnya memang balai perempuan merupakan wadah pendampingan untuk perempuan. Namun mereka karena banyak yang merasa sebagai wanita tetap kita tampung dan diberi wejangan,” jelasnya.

Indri sebut pemberian keterampilan ini dilakukan agar berkurangnya hal negatif yang kadang dikaitkan dengan kaum transperempuan ini. Juga bisa menciptakan lapangan kerja di masyarakat yang berujung menurunkan pengangguran.

Baca Juga:  Selama Libur Lebaran, Disparbud Jabar Klaim Kunjungan Wisata Capai 84,7 Persen

“Memang selama ini belum ada pembinaan khusus bagi transperempuan di Bekasi. Tapi kedepannya mengingat mereka juga manusia yang punya potensi kita akan berikan keterampilan yang menunjang kemandirian mereka,” ujar Indri lagi. (Yfi)

Jabarnews | Berita Jawa Barat

 

Tinggalkan Balasan