Pihak rumah sakit, kata Raya, hanya memberikan pernyataan terbatas dan menyerahkan penyelidikan lebih lanjut kepada pihak kepolisian.
Sementara itu, aparat kepolisian tengah menyelidiki lebih lanjut kasus ini. Koordinasi terus dilakukan dengan RSUD Sayang Cianjur serta keluarga korban untuk mengungkap asal-usul miras oplosan yang mematikan tersebut.
Kasus ini menambah deretan panjang tragedi akibat konsumsi minuman keras ilegal di wilayah Jawa Barat. Warga diimbau untuk tidak mengonsumsi minuman beralkohol ilegal yang tidak memiliki izin edar resmi, demi keselamatan jiwa. (Mul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





