Daerah

Muralis Perempuan Purwakarta Buktikan Karya Jalanan Bisa Jadi Uang

×

Muralis Perempuan Purwakarta Buktikan Karya Jalanan Bisa Jadi Uang

Sebarkan artikel ini
Chintia Aristi Aprianti, Muralis Perempuan asal Purwakarta sedang mengambar di sebuah tembok besar. (Foto: Dok Pribadi)
Chintia Aristi Aprianti, Muralis Perempuan asal Purwakarta sedang mengambar di sebuah tembok besar. (Foto: Dok Pribadi)

Belajar soal mural, dara cantik itu mengaku, dilakukan secara otodidak. Ia pun sedang mempelajari ilustrasi digital dan menambah portofolio.

“Cara menunjukkan apa yang aku lakukan adalah dalam bentuk karya. Mural itu bukan sekedar karya seni, tapi melalui mural kita juga bisa menyampaikan pesan-pesan seperti halnya protes sosial,” beber wanita kelahiran 1994 itu.

Baca Juga:  Polda Metro Jaya Siapkan Tim Dokter dan Psikolog Dalami Kasus KDRT Pasutri di Depok

Tren mural yang kian diminati, diakui Cea memang menjadi peluang bisnis. Hal ini pun menjadi angin segar bagi para muralis yang karyanya mulai dilirik dan dihargai.

Baca Juga:  Agung Nugraha Tak Menyadari Tanggal Pernikahannya Sama dengan Perkawinan Kiki Amalia Sebelumnya

Bahkan, kata dia, pemerintah pun memberikan dukungannya dengan memfasilitasi ruang publik untuk dipercayakan kepada para muralis menampilkan karyanya.

“Apalagi tren mural saat ini tak hanya di jalanan, tapi sudah masuk ke café-café, perkantoran hingga dinding dalam rumah,” ungkap Cea.

Baca Juga:  Sambangi Anak Disabilitas hingga Monreker di Cimahi, Irawati Sampaikan Hal Ini
Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3

Tinggalkan Balasan