Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, terutama saat terjadi perlambatan panjang di satu jalur.
“Kita lakukan one way sepenggal ketika satu jalur mengalami perlambatan atau antrean panjang,” katanya.
Selain faktor geografis, kepadatan juga dipicu aktivitas masyarakat di sejumlah titik seperti kawasan pasar di Malangbong, Bandrek, Lewo, hingga Limbangan.
Petugas bahkan akan menarik arus kendaraan dari titik kemacetan panjang, misalnya jika antrean sudah mencapai Gentong di Tasikmalaya, lalu diarahkan menuju jalur yang lebih landai ke arah Bandung.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, mengungkapkan terdapat dua hambatan utama di jalur selatan, yakni perlintasan kereta api dan aktivitas pasar tradisional.





