Ia menilai penguatan peran kewilayahan penting untuk mendukung konsep Buruan Sae, yang mendorong pengelolaan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan.
Melalui pendekatan tersebut, warga diharapkan tidak sekadar menjadi penerima kebijakan, tetapi juga pelaku utama perubahan lingkungan.
Iskandar menyebutkan pemerintah kota tengah menyiapkan evaluasi Program Prakarsa, termasuk laporan pertanggungjawaban keuangan dalam skema satu kelurahan satu RW.
Evaluasi itu akan dibahas dalam rapat khusus untuk mengukur efektivitas program, memetakan kendala, serta merumuskan langkah perbaikan agar pelaksanaannya semakin akuntabel.
Pada tahun ini, kata dia, Program Prakarsa akan diperluas ke seluruh RW di Kota Bandung. Karena itu, persiapan yang matang menjadi hal mutlak.





