Selain mengikuti arah kebijakan provinsi, Supian menyebut WFH juga menjadi strategi untuk mendorong budaya kerja berbasis digital.
Menurut dia, kebiasaan bekerja jarak jauh yang sempat terbentuk saat pandemi kini mulai memudar, padahal teknologi sudah semakin siap digunakan.
“Hari ini era digital sudah semakin cepat perkembangannya. Salah satu upaya memulai kerja-kerja digital itu memang harus dipaksa juga dengan mekanisme WFH. Dulu kita sudah terbiasa dengan Zoom saat COVID-19, sekarang justru sudah jarang lagi,” kata Supian.
Kebijakan ini sekaligus dimanfaatkan sebagai alat ukur efisiensi belanja daerah.
Supian ingin melihat secara konkret apakah WFH berdampak pada penghematan operasional pemerintah, mulai dari energi hingga konsumsi harian di Balai Kota.





