Sementara itu, Lucky mengaku tidak mengenal para pelaku dan tidak memiliki masalah dengan siapa pun sebelum kejadian. Peristiwa pembacokan terjadi saat ia hendak pulang ke rumah usai membeli rokok. Dalam perjalanan, korban sempat berhenti karena hujan dan bertemu dua orang temannya yang sedang berteduh di pinggir jalan.
Tidak lama kemudian, kata Lucky, sekelompok pemuda yang mengendarai empat sepeda motor berhenti di lokasi dan langsung menyerang mereka dengan senjata tajam tanpa peringatan.
“Dua orang membawa celurit dan golok langsung menyerang. Saya sempat menahan sabetan golok dengan tangan, sementara celurit mengenai pinggang hingga tembus ke bagian punggung dan perut,” katanya.
Korban mengaku sempat berteriak meminta pertolongan saat diserang bertubi-tubi. Warga sekitar yang berdatangan membuat para pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.
Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan mengimbau masyarakat segera melapor jika memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus tersebut. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





