JABARNEWS | BANDUNG – Tim SAR gabungan memutuskan untuk terus melanjutkan pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), meski operasi telah berlangsung selama tujuh hari terakhir sejak Sabtu (24/1/2026).
Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap progres pencarian hingga Jumat (30/1/2026). Proses evakuasi di lokasi bencana masih menghadapi tantangan besar, terutama ketebalan material longsor yang mencapai lebih dari 10 meter di sejumlah titik serta tingginya curah hujan.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyampaikan harapannya agar seluruh korban dapat ditemukan sebelum masa status darurat bencana berakhir. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sebelumnya telah menetapkan status darurat longsor di Desa Pasirlangu selama 14 hari sejak 24 Januari 2026.
“Kami berharap seluruh korban bisa ditemukan sebelum masa darurat berakhir. Tim SAR akan terus bekerja maksimal meskipun kondisi lapangan sangat berat,” ujar Syafii di lokasi longsor, Jumat (30/1/2026).
Pada hari ketujuh pencarian, tim SAR kembali menemukan lima kantong jenazah. Dengan temuan tersebut, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 60 kantong jenazah dan telah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi lebih lanjut.





