Warga lainnya, Tintin, menilai persoalan tunawisma merupakan masalah sosial yang membutuhkan empati.
“Keindahan kota memang terganggu, tapi kasihan juga mereka. Kalau ditertibkan harus dikasih tempat dan pekerjaan,” tuturnya.
Dampak keberadaan tunawisma juga dirasakan petugas lapangan. Seorang petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mengungkapkan bahwa aktivitas tunawisma kerap menghambat proses pembersihan area publik.
“Mengganggu juga pas nyapu, tapi kita tunggu dulu kalau masih ada yang tidur,” katanya.
Ia berharap pemerintah dapat membuka akses pekerjaan bagi para tunawisma agar mereka memiliki penghasilan tetap dan tidak lagi bertahan hidup di jalanan.





