Dalam rangka pengamanan malam Tahun Baru, Pemerintah Kota Bandung bersama TNI dan Polri menyiagakan 18 Pos Pengamanan yang tersebar di berbagai titik kota. Seluruh jajaran pengamanan, mulai dari TNI, Polri, Koramil, Polsek, hingga Forkopimda, disebut berada dalam kondisi siaga penuh.
“Alhamdulillah tidak ada kejadian menonjol. Suasana meriah, warga menikmati malam pergantian tahun dengan tertib,” kata Farhan.
Ia menambahkan, pengawasan juga difokuskan ke wilayah timur Kota Bandung, termasuk kawasan Gedebage. Pemerintah Kota Bandung menargetkan seluruh rangkaian pengamanan dan perayaan selesai pada pukul 01.00 WIB, dilanjutkan dengan pembersihan area publik guna mencegah kerumunan berkepanjangan.
“Kita jaga, bukan begadang. Jam satu malam kita mulai bersihkan area supaya tidak ada kumpul-kumpul terlalu lama,” tegasnya.
Dalam refleksi akhir tahun, Farhan menyebut 2025 sebagai periode pembelajaran di awal masa kepemimpinannya. Sejumlah tantangan, mulai dari bencana, gangguan keamanan, hingga persoalan hukum, dinilai menjadi pengalaman penting bagi Pemerintah Kota Bandung.





