Daerah

Perempuan di Wilayah Proyek PLTA Cisokan Diberi Pelatihan Kesetaraan Gender

×

Perempuan di Wilayah Proyek PLTA Cisokan Diberi Pelatihan Kesetaraan Gender

Sebarkan artikel ini
PLN UIP JBT memberikan pelatihan program kesetaraan gender bagi perempuan di wilayah pembangunan PLTA Upper Cisokan Pumped Storage. (Foto: Istimewa).
PLN UIP JBT memberikan pelatihan program kesetaraan gender bagi perempuan di wilayah pembangunan PLTA Upper Cisokan Pumped Storage. (Foto: Istimewa).

Para peserta secara aktif mengikuti berbagai materi seperti, copywriting pemasaran dan foto produk, pengetahuan dan keterampilan teknis pengelolaan keuangan, metode pembuatan anggaran, pendokumentasian pendapatan dan pengeluaran, serta strategi untuk mengoptimalkan sumber daya keuangan yang dimiliki.

General Manager PLN UIP JBT, Djarot Hutabri EBS meyakini pelatihan ini akan membawa dampak yang sangat positif bagi masyarakat. Menurutnya pemberdayaan yang diberikan adalah upaya untuk mengembangkan kemampuan masyarakat khususnya perempuan agar dapat bersaing di dunia bisnis serta meningkatkan kemandirian dan peran perempuan di sektor finansial.

Baca Juga:  Sebanyak 70 Kejadian Bencana Landa Sukabumi Sepanjang Januari 2025

“Kami sangat berharap agar setiap peserta mengikuti pelatihan berkelanjutan ini dengan serius, karena ini sangat bagus. Melalui program pemberdayaan perempuan, maka akan semakin meningkatkan kompetensi dan kesempatan untuk mempunyai peran lebih dalam keluarga dan masyarakat,” kata Djarot dalam keterangan yang diterima, Kamis (3/8/2023).

Baca Juga:  Virus Corona B117 Masuk Indonesia, Ridwan Kamil: Testing di Pintu Masuk Harus Serius

“Harapan ke depan, para wanita sekitar pembangunan PLTA Cisokan ini mampu bersaing di dunia usaha, meningkatkan pendapatan perempuan dan turut menggerakkan perekonomian daerah,” tambahnya.

Baca Juga:  Tidak Terjadi Gejolak Adanya Transportasi Online di Cirebon

Rangkaian pelatihan ini menjadi bagian dari keseriusan PLN untuk mendukung adanya kesetaraan gender dan peningkatan kesempatan dan kemampuan wanita untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi di masyarakat.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3