• Sabtu, 23 Oktober 2021

Tanaman Aren Melimpah, Pemuda di Purwakarta Buat Gula Semut Alam Desa

- Senin, 27 September 2021 | 09:17 WIB
Susi Lestari saat menunjukkan produk Gula Semut Alam Desa. (Istimewa)
Susi Lestari saat menunjukkan produk Gula Semut Alam Desa. (Istimewa)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Tanaman aren yang menjadi bahan pembuatan gula merah masih banyak ditemukan di Kampung Cibodas, Desa Parungbanteng, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta.

Selama ini, warga di wilayah Desa Parungbanteng Purwakarta tersebut memanfaatkan nira aren untuk diolah menjadi gula merah yang dicetak menggunakan bambu ataupun batok kelapa.

Melihat potensi itu, para pemuda di Desa Parungbanteng membuat olahan nira lain yang bernilai lebih tinggi, yakni gula semut dan di beri lebel Alam Desa gula semut khas Kampung Cibodas, Desa Parungbanteng, Kecamatan Sukasari.

Baca Juga: Simak, Ini Dia Enam Bioskop yang Menjadi Sejarah di Kota Bandung

Menurut Susi Lestari, salah satu pemudi di Desa Parungbanteng, hal tersebut membuat para pemuda mulai berinovasi membuat produk turunan Aren yang lebih modern, menarik, dan mampu diserap pasar zaman now selain pasar tradisional.

"Hasil inovasi dan motivasi dari Patriot Desa Parungbanteng. Inovasi ini dilakukan agar gula aren mempunyai nilai jual yang lebih tinggi sehingga bisa meningkatkan taraf hidup para petani aren di Desa Parungbanteng," ucap Susi, pada Senin (27/9/2021).

Dijelaskannya, biasanya para petani yang memproduksi gula aren dengan ganduan. Satu gandu gula aren kurang lebih sekitar 600 gram dijual seharga Rp10 ribu rupiah.

Baca Juga: Ridwan Kamil: UMKM Jabar Masuk di Marketplace Meningkat 34 Persen

"Jika dibuat gula semut, gula aren ganduan itu harganya bakal lebih meningkat. Harga per 100 gram Gula Semut Alam Desa ini kami jual seharga Rp. 5 ribu rupiah. Nah, jadi ada kenaikan harga juga bagi Petani Gula Aren di Desa Parungbanteng ini," tutur wanita berusia 16 tahun itu.

Susi mencontohkan, untuk satu gandu gula aren bisa menghasilkan 5 sampai 6 bungkus ukuran 100 gram Gula Semut Alam Desa.

Halaman:

Editor: Rian Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X