• Sabtu, 27 November 2021

Hoax! WHO Akui 500 Ribu Warga Amerika Mati Karena Vaksinasi Covid-19

- Senin, 25 Oktober 2021 | 16:42 WIB
Ilustrasi Hoax (freepik)
Ilustrasi Hoax (freepik)

JABARNEWS | BANDUNG - Beredar berita hoax mengenai Badan Kesehatan Dunia alias WHO telah mengakui jika virus Covid-19 itu sama seperti flu biasa. Sebanyak 500.000 warga Amerika mati disebabkan karena vaksin dan bukan karena serangan virus Covid-19.

Terkait itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Ahmad Hadadi meminta masyarakat agar lebih cermat dan bijak. Baik dalam bermedsos maupun menyaring informasi.

“Jangan langsung percaya begitu saja. Sebaiknya dicek kebenarannya melalui sumber yang terpercaya dan bisa dipertanggungjawabkan,” imbaunya.

Baca Juga: Meski Ada Kasus Covid-19, Sekolah di Kota Bandung Ini Tetap Gelar PTM Terbatas

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Eksibisionis Menurut dr. Nadia Alaydrus

Semantara itu, dilansir JabarNews.com dari laman saberhoaks.jabarprov.go.id, narasi tersebut berisi Badan Kesehatan Dunia alias WHO telah mengakui jika virus Covid-19 itu sama seperti flu biasa. Sebanyak 500.000 warga Amerika mati disebabkan karena divaksin dan bukan karena serangan virus Covid-19.

Baca Juga: Simak! Lima Aset Penting Kalian Miliki Agar Bisa Survive Pada Masa Kini

Baca Juga: Bupati Sumedang: Pilkades di 89 Desa Harus Aman, Minimal Vaksinasi Dosis Pertama

Sedangkan hasil penelusuran cek fakta tim Jabar Saber Hoax yang mengutip dari pemberitaan www.dw.com (23/2/21), hingga berita ini dirilis, jumlah kematian akibat virus corona di Amerika Serikat (AS) sedikitnya telah mencapai 500.236 kasus menurut data dari Universitas Johns Hopkins.

Halaman:

Editor: Muhammad Amaludin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Ricuh, Kapolda Sumut Tinjau Pilkades di Dairi

Sabtu, 27 November 2021 | 12:48 WIB
X