• Senin, 6 Desember 2021

Potret Kemiskinan di Kabupaten Purwakarta: Kisah Mang Oci Tinggal di Gubuk Terbuka, Tanpa Kehangatan Keluarga

- Kamis, 25 November 2021 | 09:23 WIB
Gubuk terbuka yang ditinggali Oci pria paruh baya di Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta.  (Gin/JabarNews)
Gubuk terbuka yang ditinggali Oci pria paruh baya di Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta. (Gin/JabarNews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Usia senja merupakan waktu bagi seseorang untuk menikmati masa tuanya bersama keluarga. Namun, tidak dengan Oci, seorang pria paruh baya berusia 59 tahun yang tinggal di sebuah gubuk terbuka di Kampung Cikukulu, Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta.

Pria yang akrab disapa Mang Oci yang memiliki kesulitan berkomunikasi sejak kecil tersebut tinggal sendiri di gubuk itu setelah ditinggalkan sang ibu yang meninggal pada 20 tahun silam. Hal tersebut merupakan potret kemiskinan di Kabupaten Purwakarta.

Kemiskinan di Kabupaten Purwakarta tergambar dari tempat tinggal Mang Oci. Dia tinggal di gubuk seluas 4x6 meter persegi yang dibangun di lahan milik kerabatnya tersebut dengan bahan kayu, barang bambu dan hanya tertutup sebagian, selebihnya terbuka.

Baca Juga: Ramalan Karir Zodiak Aries, Taurus, Cancer, 25 November 2021: Tidak Takut Menempatkan Diri di Luar Sana

Baca Juga: 3 Makanan Ini Dipercaya Bisa Mempercepat Haid Pada Wanita

Kesengsaraan Mang Oci semakin bertambah, kala jauh dari kehangatan keluarga serta anak cucu, Mang Oci menjalani hidup dengan seadanya. Kondisi tersebut menjadi bukti adanya kesenjangan sosial dan kemiskinan di Kabupaten Purwakarta.

Bahkan, tidak jarang kakek berusia lebih dari setengah abad ini nampak melamun dalam kesepian dan kesendirian, terlebih ia mengalami gangguan jiwa ringan atau Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK).

Baca Juga: Pria di Tasikmalaya Ini Nekat Curi Kotak Amal untuk Biaya Pulang Kampung

Baca Juga: Masker Wajah yang Bisa Menghilangkan Kulit Keriput Dengan Bahan Alami

Diceritakan, Ketua RT.19/10, Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, Otang (50), Mang Oci memiliki kekurangan dalam berkomunikasi atau gangguan jiwa ringan sedari dulu.

Halaman:

Editor: Rian Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X