Meski demikian, ia memastikan perhatian gubernur terhadap penguatan ekonomi digital tetap besar.
“Gubernur Jabar sangat perhatian pada penguatan ekonomi digital sangat besar, termasuk melalui berbagai kerja sama strategis dengan sejumlah pihak,” ucapnya.
Herman memaparkan, secara makro perekonomian Jawa Barat menunjukkan kinerja positif. Pertumbuhan ekonomi daerah ini tercatat mencapai 5,2 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di angka 504 persen.
Capaian tersebut didorong oleh belanja pemerintah yang agresif dan tepat sasaran.
“Saldo kas daerah di akhir Desember 2025 berada pada titik minimal. Ini menunjukkan bahwa anggaran benar-benar dibelanjakan untuk kepentingan rakyat,” kata Herman.





